Pertanyaan: Berapa banyak orang yang tinggal di China?
Jawaban Cepat: Menurut Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS), total populasi pada akhir tahun 2024 adalah 1,40828 miliar, penurunan 1,39 juta dari tahun sebelumnya.
1. Angka Resmi: 1,40828 Miliar (per 2024)
Menurut Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS), total populasi pada akhir tahun 2024 adalah 1.40828 miliar, penurunan sebesar 1,39 juta dari tahun sebelumnya. Ini menandai tahun ketiga berturut-turut penurunan populasi (2022: -0,85 juta; 2023: -2,08 juta).
2. Pergeseran Tren: Dari Pertumbuhan ke Penurunan
Transisi demografi Tiongkok ditandai oleh:
Angka kelahiran rendah: Hanya 9,54 juta kelahiran pada tahun 2024, meskipun ada insentif kebijakan dan “Tahun Naga” yang menguntungkan.
Meningkatnya angka kematian:Dengan tingkat kematian sebesar 7,76‰, lebih tinggi dari Angka kelahiran 6,77‰pertumbuhan alami adalah -0,99‰.
Penuaan cepat:
Populasi usia 60+ = 22.0% (310 juta)
Usia 65+ = 15.6% (220 juta)
Harapan hidup ≈ 78 tahun
→ Tiongkok telah memasuki masyarakat yang menua secara moderat.
3. Tren Regional: Wilayah Timur Mengalami Kenaikan, Wilayah Timur Laut Merosot
Magnet populasi:
- Guangdong tetap menjadi provinsi dengan penduduk terbanyak di Tiongkok dengan 127,8 juta rakyat.
- Provinsi Zhejiang melihat keuntungan bersih sebesar 430,000.
Penurunan populasi:
- Heilongjiang: -330,000
- Jilin: -221,000
- Liaoning: -270,000
Urbanisasi:
- Jumlah penduduk perkotaan mencapai 943 juta (tingkat urbanisasi: 67.0%)
- Beijing dan Shanghai sedikit menyusut karena kontrol migrasi yang ketat.
- Pertumbuhan bergeser ke kota-kota kecil dan daerah perkotaan tingkat kabupaten.
4. Perubahan Kebijakan: Dari Pengendalian Kelahiran ke Dukungan Kelahiran
Reformasi tingkat nasional:
- Kebijakan pusat 2024 perluasan cuti hamil berbayar, subsidi pengasuhan anak, dan penitipan anak yang terjangkau.
- Misalnya, Hohhot: subsidi hingga ¥100.000 untuk keluarga dengan 3 anak;
Panzhihua: ¥500/bulan per anak di bawah usia 3 tahun.
Inovasi lokal:
- Shenzhen menawarkan diskon perumahan dan keringanan pajak;
- Provinsi Zhejiang uji coba jam kerja fleksibel dan sistem kredit pengasuhan anak.
Strategi penuaan:
- Bertahap penundaan usia pensiun
- Investasi di industri perawatan lansia & industri yang ditujukan untuk lansia (¥2,9 triliun pada tahun 2024)
5. Konteks Global & Prospek Masa Depan
Presisi pengukuran:
- NBS membedakan penduduk tetap vs. populasi yang terdaftar dalam rumah tangga.
- Misalnya, Guangdong memiliki 127,8 juta penduduk, tetapi hanya ~98 juta pemegang hukou.
Dibandingkan dengan India:
- India telah melampaui Tiongkok dalam hal jumlah penduduk, namun urbanisasi rendah (35%) dan tingkat pendidikan dan infrastruktur yang lebih rendah.
Ramalan jangka panjang:
- Pada tahun 2050: 12,5–13 miliar
- Pada tahun 2100: kemungkinan penurunan ke 630 juta (Proyeksi median PBB)
Pergeseran strategis:
Tiongkok bermaksud mengganti “bonus demografi” dengan “dividen bakat”, memanfaatkan R&D (2,5%+ PDB) dan tenaga kerja yang berpendidikan lebih baik (rata-rata 11,21 tahun sekolah pada tahun 2024).





