Pertanyaan: Apakah Makau Bagian dari Tiongkok atau Bukan?
Jawaban Cepat: Ya, Makau adalah bagian dari Tiongkok. Makau merupakan Daerah Administratif Khusus di bawah kerangka "satu negara, dua sistem", yang kedaulatannya dimiliki oleh Tiongkok sejak tahun 1999.
Latar Belakang Sejarah: Dari Tiongkok Kuno hingga Kembalinya Modern
Catatan awal:Sejak awal di Selatan Dinasti Song, Makau berada di bawah administrasi Kabupaten Xiangshan (sekarang bagian dari Zhongshan dan Kota Zhuhai).
Kehadiran PortugisPada pertengahan abad ke-16, para pedagang Portugis diizinkan menetap sementara untuk tujuan perdagangan. Namun, Tiongkok tetap mempertahankan kedaulatannya, memungut pajak, dan membatasi pembangunan benteng.
Perjanjian kolonial:Pada tahun 1887, Portugal menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Perdagangan Tiongkok-Portugis, yang memberikannya hak “pendudukan dan pemerintahan permanen”, namun Tiongkok tidak pernah meninggalkan kedaulatan.
Kembali ke Tiongkok: Pada 20 Desember 1999, mengikuti Deklarasi Bersama Tiongkok-Portugis 1987Tiongkok kembali memperoleh kedaulatan penuh atas Makau.
📌 Fakta kunci: Tidak seperti Hong Kong (menyewa Wilayah Baru), MakauPemerintahan Portugis berlangsung selama berabad-abad, tetapi selalu diakui secara internasional sebagai wilayah Tiongkok di bawah pemerintahan asing sementara.
Landasan Hukum: Kedaulatan Terjamin
Konstitusi Tiongkok:Mengizinkan pembentukan Daerah Administratif Khusus.
Hukum Dasar Makau (1993):Menyatakan Makau sebagai “bagian yang tidak dapat dicabut dari Republik Rakyat Tiongkok.” Menjamin otonomi yang tinggi, termasuk peradilan yang independen, sistem fiskal, dan penggunaan berkelanjutan Pataca Makau (MOP).
Pengakuan internasional:Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hampir semua negara mengakui pengembalian Makau pada tahun 1999. Portugal secara resmi mengakhiri pemerintahan, dan tidak ada negara yang membantah status Makau sebagai bagian dari Tiongkok saat ini.
“Satu Negara, Dua Sistem” dalam Praktik
Satu Nusa:
Kedaulatan berada di tangan RRC.
Pertahanan nasional dan urusan luar negeri ditangani oleh Beijing.
Simbol nasional (bendera Tiongkok, lagu kebangsaan) digunakan bersama bendera SAR Makau.
Dua Sistem:
Makau mempertahankan ekonomi kapitalis, Sistem hukum yang dipengaruhi Portugis, dan manfaat sosial.
Mempertahankan kebijakan imigrasi, bea cukai, dan moneternya sendiri.
Berpartisipasi dalam organisasi internasional dengan nama “Makau, Tiongkok.”
Integrasi dan Pengembangan Saat Ini
Ekonomi:Makau terkenal di dunia karena pariwisata dan permainannya, tetapi sekarang merambah ke bidang keuangan, MICE (pertemuan, insentif, konferensi, pameran), dan industri budaya.
Kerjasama regional:Makau memainkan peran dalam Wilayah Teluk Raya inisiatif dengan Hong Kong, Shenzhen, dan Guangzhou.
Standar hidup:Dengan dukungan pusat yang kuat, penduduk Makau menikmati layanan kesehatan gratis, pendidikan gratis selama 15 tahun, dan salah satu negara dengan PDB per kapita tertinggi di dunia..
Identitas Budaya: Perpaduan Timur dan Barat
Makau melestarikan keduanya Tradisi Tiongkok (festival seperti Tahun Baru Lunar dan Pertengahan Musim Gugur) Dan Warisan Portugis (arsitektur, jejak bahasa, budaya Katolik). Campuran ini dilindungi di bawah otonomi SAR, menjadikan Makau sebagai Kota Warisan Dunia UNESCO.
Kesimpulan
Makau adalah tidak diragukan lagi bagian dari Tiongkok. Sejak 1999, ini telah berfungsi sebagai Daerah Administratif Khusus: wilayah Tiongkok yang berdaulat dengan otonomi tinggi dalam urusan lokal. Pengaturan ini mencerminkan keberhasilan "satu negara, dua sistem" dan memastikan kedaulatan nasional sekaligus identitas unik Makau.





